Ads Top

SALUT! Aksi TNI Terhadap Para Santri Ini Jadi Tamparan Buat Polisi



Unjuk rasa Front Pembela Islam (FPI) di Mabes Polri, 16 Januari 2017 yang dikenal dengan aksi 161 menyisakan cerita mengharukan antara TNI dan peserta aksi dari kalangan santri. Sejumlah anggota TNI membagikan nasi kotak kepada para santri usai demo 161.

Video anggota TNI membagikan nasi kotak kepada para santri diunggah oleh akun facebook Munir Badres.

“Kejadian setelah aksi bela islam 161. Kejadian tak terduga yg dilakukan oleh tentara terhadap santri. Masyaallah,” tulis Munir Badres.

Hingga Senin malam (16/1) pukul 22.00 WIB, postingan itu sudah dibagikan 7.783 kali dan disukai 5,7 ribu orang.

Video itu diambil di tempat parkir. Beberapa mobil TNI tampak parkir di sebuah halaman perkantoran. Anggota TNI lantas membabagikan nasi kotak kepada para santri. Diduga, nasi kotak tersebut merupakan jatah anggota TNI yang sedang tugas.

“Ini dari tentara. Tentara berbagi, terima kasih pak ya. Terima kasih tentara,” ujar pria yang merekam aksi tersebut.

Aksi TNI yang membagikan nasi kotak kepada para santri dianggap sebagai tamparan keras kepada para polisi. Pasalnya, akhir-akhir ini polisi dinilai berseberangan dengan para santri dan ulama.

Terbaru, Kapolda Jawa Barat Irjen Anton Charliyan dianggap berat sebelah dalam menangani bentrokan antara ormas FPI dan LSM Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI).

Anton yang juga Pembina GMBI dinilai berpihak pada GMBI. Akibatnya, bentrok antara FPI dan GMBI meluas ke sejumlah daerah, seperti Bogor, Ciamis, Bekasi, dan Tasik.

“Salut sama TNI berpihak pada santri dan umat Islam. Beda dengan Kapolda Jabar. Umat Islam dijauhi, GMBI disyg,” ujar netizen bernama Rahmat Hidayat.

(ps)

1 komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.