Ads Top

Heboh Karangan Bunga di Balai Kota, Eh... Ada Tukang Bunga yang Marah-marah Belum Dibayar



Puluhan karangan bunga untuk Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat di Balai Kota jadi trending topic di medsos.

Pengantar bunga tidak henti-hentinya mengantar karangan bunga tersebut dan meletakannya di tiap sudut Balai Kota DKI Jakarta.

Namun, kebanyakan karangan bunga tersebut datang tanpa disertai alamat pengirim. Jumlahnya pun semakin banyak setiap harinya. Diduga karangan bunga tersebut hanya dikirim oleh beberapa orang saja.

Bukan hanya itu, beberapa warga mengabarkan melihat seorang yang diduga pemilik usaha karangan bunga marah-marah. Dia meminta tagihan kepada seorang lelaki yang sudah menggunakan karangan bunganya.

"Tadi ada ibu-ibu yang menagih biaya karangan bunga itu. Berarti karangan bunga ini kebanyakan masih utang ya?" ujar seorang warga sambil tertawa.

Sebelumnya puluhan karangan bunga memenuhi sudut Balai Kota. Karangan bunga tersebut berasal dari pendukung Ahok dan Djarot.

"Pak Basuki dan Pak Djarot tak terlihat kesedihan, namun tetap tersenyum dan bersyukur. Terima kasih," bunyi tulisan di salah satu karangan bunga di Balai Kota. Karangan bunga itu dikirim oleh Elisabeth, Endah, Entin, dan Erlina.

"Pak Ahok dan Pak Djarot sukses selalu dalam berkarier. Dari kami yang patah hati," bunyi tulisan di karangan bunga dari Mercy, Vivi, dan Uyin.

"Thank you for everything. You are the best governor we ever had. Dari Cupuers yang gagal move on," bunyi tulisan di karangan bunga lainnya.

Karangan bunga itu dipasang di sekeliling kolam yang ada di depan pendopo Balai Kota.

Karangan bunga lain juga dipajang di seoanjang lorong Balai Kota menuju kantor Wakil Gubernur DKI. (cz)

1 komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.